Mahasiswa Gugat Nurani DPRD Kotawaringin Barat
Massa mendesak anggota DPRD Kotawaringin Barat menandatangani berita acara tuntutan yang sudah mereka sampaikan, sebagai bukti komitmen. Lanjutkan membaca Mahasiswa Gugat Nurani DPRD Kotawaringin Barat
Kakek Peladang Terekslusi Dari Tanah Sendiri
Ia tak pernah membayangkan bahwa dari praktik berladang turun-temurun, langkahnya justru berakhir di balik jeruji besi. Hari-hari di penjara menjadi bayang-bayang kelam yang terus membekas hingga kini. Lanjutkan membaca Kakek Peladang Terekslusi Dari Tanah Sendiri
FSLDK Kalteng Kokohkan Kolaborasi dan Aksi Mahasiswa Islam
Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Kalimantan Tengah menggelar kegiatan pelantikan dan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) I pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antar-LDK di berbagai perguruan tinggi Lanjutkan membaca FSLDK Kalteng Kokohkan Kolaborasi dan Aksi Mahasiswa Islam
Teater Terakhir
Bangunan tua itu berdiri membisu di antara bayang-bayang masa lalu. Teater Victoria tempat yang konon menelan jiwa pemeran utamanya tiga dekade silam kini dibuka kembali. Kirana melangkah ke panggung usang dengan ambisi bersinar, tak peduli pada desas-desus yang mengelilingi gedung itu. Lanjutkan membaca Teater Terakhir
Mahasiswa Hukum Untama Gali Isu Adat dan Lingkungan di AMAN Kobar
Kuliah lapangan ini memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik-praktik hukum lingkungan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat adat dan kearifan lokal di Kotawaringin Barat. Lanjutkan membaca Mahasiswa Hukum Untama Gali Isu Adat dan Lingkungan di AMAN Kobar
Miris! Pendaftaran Presma UNTAMA Terus Dibuka Tanpa Peminat
Dua gelombang pendaftaran calon presma yang telah dibuka tak menghasilkan satu pun pendaftar. Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar tentang sejauh mana sebenarnya mahasiswa merasa terlibat dan memiliki tanggung jawab dalam demokrasi kampusnya. Lanjutkan membaca Miris! Pendaftaran Presma UNTAMA Terus Dibuka Tanpa Peminat
Alarm Merah Demokrasi Mahasiswa
Sepinya minat untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Mahasiswa di Universitas Antakusuma bukan hanya soal kelelahan struktural semata. Akar yang lebih nyata dari permasalahan ini adalah minimnya eksistensi organisasi mahasiswa itu sendiri di mata mayoritas mahasiswa. Ormawa di kampus ini belum cukup menarik untuk menjadi pusat perhatian atau partisipasi. Banyak mahasiswa bahkan tidak tahu apa peran BEM, apa tugas himpunan jurusan, atau bagaimana cara terlibat di dalamnya. Lanjutkan membaca Alarm Merah Demokrasi Mahasiswa
Tradisi Berladang Kutai Merawat Alam dan Jati Diri
Salah satu elemen utama dalam budaya berladang Kutai adalah pembakaran lahan secara terkendali. Namun berbeda dari stigma negatif yang kerap dilekatkan pada praktik ini, masyarakat adat telah mengembangkan pengetahuan ekologis turun-temurun yang memungkinkan mereka menggunakan api dengan bijak. Lanjutkan membaca Tradisi Berladang Kutai Merawat Alam dan Jati Diri
Kepohonan: Antara Mitos dan Etika Sosial
Meski diselimuti oleh mitos, ada sejumlah pendapat yang membuat kepohonan menjadi lebih masuk akal. Tjilik Riwut dalam bukunya Kalimantan Membangun Alam dan Kebudayaan menerangkan bahwa diantara Dayak Ngaju ada tradisi danom tewun tihang [minuman keras], yaitu untuk menjamu tamu dengan arak menggunakan tanduk kerbau. “Disarankan untuk menerima dan meminum arak yang telah diberikan sekalipun hanya diminum sedikit sekali, jangan menolak arak yang telah diberikan karena maksud pemberian arak adalah ungkapan rasa gembira dan hormat. Lanjutkan membaca Kepohonan: Antara Mitos dan Etika Sosial
Menengok Keping Sejarah Pendidikan di Taman Prasasti
Di antara puluhan makam yang ada, kami berhenti di satu titik yang terasa sarat makna, prasasti Hermanus Frederik Roll (H.F Roll), Ia lahir di Gouda, Belanda, pada 27 Mei 1867, Roll menyelesaikan studi kedokterannya di Amsterdam pada tahun 1893. Setelah itu, ia bergabung dengan Angkatan Perang Hindia Belanda (KNIL) sebagai dokter militer. Ia dikenal sebagai pendiri STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen), sekolah kedokteran pertama bagi pribumi di Hindia Belanda. Lanjutkan membaca Menengok Keping Sejarah Pendidikan di Taman Prasasti
